Target Roger Federer Klaim Medali Emas Olimpiade Kembali Terancam

Target Roger Federer Klaim Medali Emas Olimpiade Kembali Terancam

Diposting pada

Berita Tenis: Petenis berkebangsaan Swiss, Roger Federer akan menginjak usia 40 tahun pada musim ini dan semakin mendekati akhir dari kariernya.

Namun, masih ada satu pencapaian yang masih hilang dari lemari koleksi trofinya, yakni medali emas Olimpiade nomor tunggal. Pada tahun 2020, ajang olahraga prestisius tersebut seharusnya digelar di Tokyo, tetapi karena pandemi COVID-19, ajang tersebut terpaksa ditunda sampai tahun 2021. Tetapi dengan kembali merebaknya virus corona, ajang olahraga empat tahun sekali tersebut menghadapi ancaman untuk ditunda lagi.

Ibukota Jepang, Tokyo menyaksikan kenaikan kasus yang signifikan akibat virus corona. Kasus per harinya melebihi 1.000 kasus, sehingga perdana menteri Jepang telah mengumumkan keadaan darurat di Tokyo dan daerah sekitarnya. Hal tersebut tentu membahayakan perhelatan ajang olahraga multi internasional yang seharusnya digelar pada tahun ini.

International Olympic Committee menyatakan bahwa penundaan lain tidak memungkinkan secara finansial dan dengan demikian, pembatalan bisa menjadi satu-satunya pilihan.

Mengingat situasi di seluruh penjuru dunia ditambah dengan keadaan darurat di Tokyo, publik Jepang sendiri menentang perhelatan ajang olahraga yang terakhir kali digelar di Rio de Janeiro tahun 2016.

“Publik Jepang semakin cenderung menentang penyelenggaraan Olimpiade pada musim panas tahun ini, dan keadaan darurat memperkuat persepsi bahwa hal itu kehilangan tujuannya,” ungkap Koichi Nakano, seorang profesor politik di Tokyo.

Sementara itu, Federer memiliki sejarah panjang dengan ajang olahraga multi internasional. Ia debut di ajang olahraga empat tahun sekali tersebut pada tahun 2000 dan telah menjadi pembawa bendera bagi Swiss dalam beberapa kesempatan. Tetapi dengan spekulasi terbaru yang mencuat, mengancam peluang petenis yang telah memenangkan 20 gelar Grand Slam.

Petenis yang terakhir kali memenangkan gelar Grand Slam di Australian Open musim 2018 telah berpartisipasi di Olimpiade dalam empat kesempatan, tetapi baru mencapai final nomor tunggal sebanyak satu kali pada musim 2012 dan kalah dari Andy Murray.

Medali emas Olimpiade nomor tunggal dan kemenangan keempat gelar Grand Slam membuat seorang petenis mendapatkan Golden Slam. Di antara para petenis putra, hanya Andre Agassi dan Rafael Nadal yang telah mencatatkan prestasi tersebut.

Federer pernah memenangkan medali emas ajang olahraga yang pertama kali digelar di Athena, tetapi di nomor ganda bersama Stan Wawrinka di Beijing tahun 2008.

Olimpiade di Tokyo tampaknya akan menjadi peluang terakhir bagi bintang tenis Swiss untuk memenangkan medali emas nomor tunggal dan jika Olimpiade yang dijadwalkan akan digelar pada 23 Juli 2021 ditunda atau bahkan dibatalkan, maka petenis peringkat 5 dunia mungkin akan mengakhiri kariernya tanpa medali prestisius tersebut.

Artikel Tag: Tenis, olimpiade, Roger Federer