Tak Punya Wakil Di DPRD, Hanura Minta Ridwan Kamil Libatkan Kader Dalam Pembangunan Di Jabar – –

Tak Punya Wakil Di DPRD, Hanura Minta Ridwan Kamil Libatkan Kader Dalam Pembangunan Di Jabar – –

Diposting pada

– – Partai Hanura siap menjadi salah satu elemen pendukung dalam pembangunan di Jawa Barat. Hal tersebut menjadi wajib karena Partai Hanura merupakan partai pengusung Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil-Uu Ruzhanul Ulum dalam Pilgub Jabar 2018 lalu.

Begitu yang disampaikan Ketua DPD Partai Hanura Jawa Barat, Dian Rahadian, dalam acara Tasyakur bi Ni’mah Milad Partai Hanura ke-14, yang dibingkai dengan dengan penyaluran sembako sebanyak 1500 paket ke Yayasan Pendidikan Al-Gozali Kabupaten Bandung, Senin malam (21/12).

Dian menegaskan, keterlibatan partai politik apalagi partai pengusung merupakan hal yang penting dalam membangun Provinsi Jawa Barat Juara ini. Sehingga, dirinya meminta kepada Gubernur Jabar Ridwan Kamil untuk melibatkan seluruh kader Partai Hanura dalam berbagai pembangunan yang tengah dilakukan Pemprov Jabar.

“Kita tidak punya wakil di DPRD tentunya keterlibatan kami terbatas, kalau tidak ada campur tangan gubernur dalam melibatkan kita tidak bisa berbuat banyak. Kita sangat berharap ke depan di momentum 14 tahun Partai Hanura ada semacam komunikasi dan kolaborasi serta sinergitas lebih intens dengan Pemprov Jabar,” kata Dian.

Di samping itu, Partai Hanura mendukung seluruh upaya yang dilakukan oleh Pemprov Jabar di bawah kepemimpinan Ridwan Kamil dan Uu Ruzhanul Ulum untuk memberikan rasa aman terhadap masyarakat dari bencana pandemi Covid-19 ini.

“Kita dukung Pemprov Jabar dalam rangka memberikan rasa aman kepada masyarakat Jawa Barat, apalagi sekarang angka Covid-19 makin tinggi padahal awal-awal sudah luar biasa gubernur bisa mengendalikan. Tapi memang kondisi berkata lain, dan itu banyak faktor,” jelasnya, dikutip Kantor Berita RMOLJabar.

Selanjutnya, Partai Hanura mengapresiasi capaian Ridwan Kamil dan Uu Ruzhanul Ulum dalam membangun Jabar. Di antaranya ialah Indeks Pembangunan Manusia (IPM) naik menjadi 72,03 poin dan kemiskinan menurun menjadi 6,82%.