Panas! Jorge Lorenzo Sesumbar Levelnya Jauh di Atas Dovizioso

Panas! Jorge Lorenzo Sesumbar Levelnya Jauh di Atas Dovizioso

Diposting pada

Berita MotoGP: Jorge Lorenzo dengan sesumbar menyebut bahwa Andrea Dovizioso tak bisa mengalahkan dirinya selama bersaing selama sembilan tahun.

Perseteruan antara Jorge Lorenzo dan Dovizioso kembali memanas. Meskipun keduanya sudah berpisah sejak akhir 2018 lalu ketika Lorenzo hengkang dari Ducati ke Repsol Honda, namun intrik panas di antara keduanya masih belum mereda.

Hal tersebut bermula setelah Dovi belum lama ini secara terang-terangan mengakui bahwa dirinya tidak senang dengan sosok Jorge Lorenzo.

Pengakuan Dovizioso ini membuat Lorenzo tak terbendung untuk mengungkapkan tanggapannya. Dalam sebuah kesempatan, sang juara dunia MotoGP tiga kali ini sepenuhnya menyadari bahwa kehadirannya memang tidak disukai oleh Andrea Dovizioso terutama saat membela Ducati pada 2017-2018.

Perseteruan ini semakin berbumbu setelah Lorenzo juga menyinggung kontraknya di Ducati yang mempunyai nilai 12 kali lebih tinggi dibanding Andrea Dovizioso.

“Saya mengerti bahwa hal tersebut telah melukainya saat melihat Ducati memutuskan bertaruh dengan seorang juara dunia dan membayar 12 kali lebih banyak darinya,” ucap Lorenzo.

Rider berjuluk X-Fuera ini pun juga menyinggung performa Dovizioso yang masih berada jauh di bawah levelnya. Lorenzo dengan pede dan bangga mengungkapkan bahwa dirinya berhasil mengalahkan Dovizioso selama sembilan tahun, bahkan sejak berada di kelas 250cc.

“Namun kenyataannya bahwa saya mengalahkannya di kelas 250cc, dan sembilan tahun di kelas MotoGP,” kata Jorge Lorenzo, dilansir BolaSport.com dari laman Corsedimoto.

“Catatan itu termasuk saat kami berdua berada di tim Yamaha dan musim kedua di Ducati dengan motor yang memang saya sukai. Saya juga telah mengalahkannya secara reguler dan menempatkan diri saya di depan dia pada klasemen kejuaraan,” tuturnya menambahkan.

Andaikan masih berada di Ducati hingga saat ini, X-Fuera merasa sangat yakin dia akan kembali mampu mengalahkan Dovizioso.

“Sayangnya, cedera telah menghentikan momen kemajuan saya, Anda dan dunia paham kurangnya simpati tidak muncul karena Anda menang saat musim adaptasi saya dengan Ducati. Ini adalah hal wajar, karena saya akan menang di masa depan jika saya terus bersama Ducati, Selamat Hari Natal,” pungkasnya.

Artikel Tag: Jorge Lorenzo, Andrea Dovizioso