Komisi I Dorong Pelibatan Pengembang Aplikasi Lokal

Komisi I Dorong Pelibatan Pengembang Aplikasi Lokal

Diposting pada

Jakarta, Resimcity.com – Peta jalan (roadmap) digital sebagai acuan pengembangan penggunaan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) diperlukan, agar ke depannya Indonesia memiliki kemandirian digital dan tidak menjadi pasar bagi negara asing.

Anggota Komisi I DPR RI, Sukamta menjelaskan masifnya transformasi digital, membuat negara harus bergerak cepat untuk berbenah serta mempersiapkan kemandirian digital. Mengingat, hampir seluruh pengembang aplikasi digital yang digunakan masyarakat saat ini merupakan produk buatan luar negeri.

Baca juga: Kemampuan Literasi Digital UMKM Masih Lemah?

“Untuk itu pemerintah segera membuat peta jalan digital nasional. Dan melibatkan pengembang-pengembang aplikasi dalam negeri, sehingga ke depan Indonesia bisa mandiri dan tidak bergantung kepada negara lain,” tuturnya, dalam acara dalam Rapat Kerja dengan Menteri Komunikasi dan Informatika RI.

Polemik WhatsApp yang membuat masyarakat resah, menurut Sukamta dapat dijadikan sebagai momentum, “ketika masyarakat sudah resah dengan teknologi yang akan digunakan, kenapa tidak didorong produk dalam negeri. Seperti apa yang dilakukan Presiden Turki yang meminta warganya beralih ke aplikasi milik perusahaan komunikasi Turki,” sambungnya.

Menurutnya, saat ini banyak pengembang dalam negeri yang mampu namun tersandung keterbatasan finansial. Dan jika didorong melalui talenta digital lokal, sekaligus menjawab kebutuhan akan perlindungan kedaulatan digital nasional, yang juga tidak kalah penting dengan kedaulatan batas teritorial darat dan laut.

Baca juga: Ini Startup Berdampak Sosial Terbaik di The NextDev Telkomsel

Sebelumnya, Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate menyampaikan pihaknya tengah menyusun Peta Jalan Indonesia Digital 2024 yang melibatkan mitra-mitra, termasuk hampir seluruh kementerian dan lembaga terkait, serta perwakilan sektor swasta dan masyarakat.

Terdapat empat sektor capaian untuk transformasi digital Indonesia, antara lain infrastruktur digital, pemerintahan digital, ekonomi digit dan masyarakat digital. Selain Peta Jalan Indonesia Digital 2021-2024, Kominfo juga memiliki sejumlah program yang menjadi prioritas pada tahun ini, termasuk Pusat Data Nasional yang saat ini telah dilakukan finalisasi penandatanganan finansial protokol oleh Kementerian Keuangan.