Beberapa Tradisi Natal Unik Di Banyak Sekali Pecahan Dunia

Diposting pada

Seperti yang kita tahu, setiap tanggal 25 Desember merupakan perayaan natal, ialah hari raya umat Kristen. Banyak tradisi yang dilakukan dikala natal di aneka macam cuilan dunia, lho. Perayaan natal ini biasanya dilakukan berdasarkan tradisi dengan cara yang khas dari masing-masing negara. Berikut ini Lifestyle akan ngasih tau kau nih, macam-macam tradisi natal di dunia. Yuk, simak!

1. Jepang

Sajian ayam KFC (Kentucky Fried Chicken) menjadi bagian penting dalam perayaan natal di Jepang. Masyarakat mengenal tradisi ini semenjak tahun 1970-an, bermula dikala iklan KFC yang menyiratkan bahwa orang-orang Amerika menyantap ayam KFC untuk perayaan natal. Hingga kini, hidangan ayam KFC menjadi tradisi yang dilakukan masyarakat Jepang. Bahkan, banyak dari mereka rela untuk mengantre berbulan-bulan sebelum datangnya perayaan natal.

2. Australia

Biasanya di negara Eropa, natal jatuh pada musim dingin dan bersalju. Namun, berbeda dengan di Australia, natal selalu bertepatan dengan trend panas. Sehingga, masyarakat Australia biasanya merayakan hari natal di kolam renang, pantai, dan sentra perbelanjaan. Sehari sebelum natal biasanya mengadakan olahraga kriket dan olahraga dayung. Lomba dayung itu dimulai dari Sydney sampai Hobar yang berada di pelabuhan Sydney. Kriket dan lomba dayung itu merupakan dua acara yang sangat sakral bagi warga Australia dikala natal tiba. Selain olahraga, mereka juga merayakan program kumpul dan makan bersama keluarga tercinta.

3. Norwegia

Berdasarkan cerita rakyat di Norwegia, saat malam natal datang semua roh jahat dan kekuatan sihir hitam akan keluar dan berkeliaran di permukiman warga. Hal ini masyarakat Norwegia melaksanakan tradisi menyembunyikan sapu ketika malam natal. Mereka percaya bahwa dengan menyembunyikan sapu, maka nenek sihir yang keluar tidak mampu menemukan sapu untuk menggunakan kekuatan sihirnya. Selain ini, para pria di Norwegia akan jaga malam dan menembakkan senapan ke arah langit untuk menakut-nakuti roh jahat jahat yang berkeliaran. Sehingga, roh jahat itu tidak bisa masuk rumah warga.

4. India

Kalau biasanya pohon natal dibuat dari pohon cemara, berbeda dengan tradisi dilakukan yang di India. Masyarakat India biasa menciptakan pohon natal dari pohon mangga atau pohon pisang. Selain itu, rumah warga akan dihiasi dengan memakai daun mangga dan lampu minyak.

5. Jerman

Para warga Jerman menambahkan hiasan timun beku secara acak dalam pohon natal mereka. Kemudian pagi harinya, belum dewasa di sana biasanya diminta untuk mencari eksistensi timun beku sebelum membuka kado Natal mereka.

6. Afrika Selatan

Di Afrika Selatan, perayaan Natal yang bertepatan dengan tamat tahun merupakan isu terkini panen cacing Mopane. Disebut Cacing Mopane sebab memakan daun dari pohon Mopane. Jadi, selain ayam kalkun, warga Afrika Selatan menghidangkan cacing Mopane dikala perayaan natal.

7. Cina

Di negara Cina, rumah para umat Nasrani dihiasi dengan menggunakan lentera dan kertas. Puncak perayaan natal di Cina terjadi pada tahun gres, semua bawah umur menerima hadiah berupa baju gres, masakan serba glamor, dan mainan baru. Dan biasanya, mereka akan memajang foto keluarga atau lukisan nenek moyang di ruangan utama dalam rumah.

8. Italia

Dalam perayaan natal di Italia, mereka mengadakan parade di mana para perempuan di sana akan berpakaian seperti La Befana. Sosok perempuan yang dikisahkan ditemui tiga laki-laki bijak untuk melihat bayi Yesus untuk yang pertama kali. La Befana digambarkan mengenakan baju akses dan kerudung. Ia juga membawa sapu ijuk, yang disebut sebagai kendaraannya untuk pergi menemukan bayi Yesus.

9. Amerika

Tradisi natal di Amerika biasanya dilakukan dengan cara saling bertukar kado, memberi kartu ucapan selamat,dan juga pohon natal berhias lampu dan bundar dedaunan. Mereka juga akan mengadakan pesta jamuan makan malam dengan keluarga dan sahabat terdekat. Biasanya, hidangan utamanya ialah kalkun.

10. Irlandia

Saat malam natal, warga Irlandia merayakannya dengan menyalakan lilin di ruangan rumah mereka. Lilin tersebut harus dinyalakan oleh anak terkecil dalam keluarga. Lalu, lilin itu akan diletakkan di jendela yang besar dan dilarang mati. Karena mereka percaya bahwa lilin tersebut merupakan penerang bagi orang yang sedang mencari kawasan berteduh dan itu ialah bunda Maria dan Yusuf.

(Amel, sumber foto: Pinterest)